Jakarta (18/10) – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, pagi tadi mendampingi Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan resmi Emir negara Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Kunjungan Emir Qatar ini merupakan kunjungan balasan ketika Presiden Joko Widodo berkunjung ke Qatar pada September 2015 lalu. Dalam kunjungannya kali ini, Emir Qatar didampingi sembilan menteri serta 43 pengusaha.
Agenda kunjungan balasan Emir Qatar ini jadi bernilai penting dan strategis karena salah satunya berupa penandatanganan lima Nota Kesepahaman Bersamaa (MoU) yang empat di antaranya berkaitan langsung dengan agenda pembangunan manusia dan kebudayaan. Kelima MoU itu adalah MoU Pembentukan Komisi Bersama; MoU Transportasi Udara; MoU Bidang Kesehatan; MoU Bidang Pendidikan; dan MoU Pemuda dan Olahraga. “Kami telah sepakat untuk segera menindaklanjuti apa yang Kita bicarakan tadi di dalam pertemuan bilateral,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Pada MoU Pembentukan Komisi Bersama (joint commission) ada beberapa sub agenda yang berkaitan erat dengan agenda pembangunan manusia dan kebudayaan, yaitu kerjasama pekerja migran; pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional; pendidikan; kesehatan; pemuda dan olahraga; serta kebudayaan.
MoU bidang pendidikan selanjutnya memuat kerjasama yang mencakup manajemen dan kepemimpinan sekolah; Belajar dan mengajar; Standar kurikulum; Pengembangan profesi guru; Kebutuhan dukungan tambahan bagi pelajar; Evaluasi kinerja guru dan pimpinan sekolah sesuai pengendalian mutu; Penilaian prestasi pelajar (internasional dan lokal); Alat bantu pengajaran yang digunakan dan dikembangkan; Teknologi yang digunakan dan dikembangkan untuk mengajar bahasa asing; Pengembangan bahasa dan budaya kedua negara; serta Pertukaran tenaga ahli bahasa dan budaya kedua negara.
Sementara itu, MoU bidang kesehatan meliputi: kerjasama sistem perawatan kesehatan; Obat-obatan; UU Kesehatan; Rekrutmen tenaga kerja kesehatan Indonesia di Qatar; Pencegahan dan pengendalian penyakit; Bidang kerjasama lainnya yang disetujui kemudian adalah pertukaran informasi, pertukarana ilmuwan, tenaga ahli ,tenaga spesialis, dan lain sebagainya.
Untuk MoU bidang pemuda dan olahraga kerjasama meliputi pertukaran informasi dan pengalaman terkait kepemudaan dan olahraga; Pengembangan komunikasi dan saling pengertian antarpemuda melalui pertukaran kunjungan delegasi pemuda; Kewirausahaan pemuda; Mendorong kerjasama antarorganisasi pemuda; Peningkatan kewaspadaan atas penyakit sosial, nikotin dan narkotika; Perkemahan pemuda; Proyek dan program di bidang kepemudaan; Koordinasi antarorganisasi dan institusi kepemudaan.
Untuk bidang olahraga, kerjasama mencakup Program pertukaran atlet berbakat; Pertukaran tenaga ahli dan saling berbagi pengalaman tentang pelaksanaan pertandingan olahraga, upaya memajukan olahraga bagi perempuan, obat olahraga dan anti-doping; Pertukaran kunjungan oleh delegasi olahraga, pelatih dan tenaga ahli di bidang pendidikan olahraga dan fisik, serta sains terapan yang terkait dengan hal ini; dan lain sebagainya. (*)
Kategori: