Jakarta (25/02) --- Persoalan pornografi yang merebak dikalangan anak-anak dan remaja tidak bisa ditangani oleh salah satu pihak saja. Namun dibutuhkan dukungan serta kerjasama semua pihak yang berkompeten dan masyarakat luas untuk memberantas pornografi. Demikian yang disampaikan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Ghafur Dharmaputra, dalam pembukaan rakor sinkronisasi program dan kegaiatan tahun 2019 sebagai upaya percepatan pencegahan dan penanganan pornografi di Pusat dan daerah (Prov/Kab/Kota) tahun 2019, yang bertempat di ruang rapat utama lantai 7, Gd. Kemenko PMK, Jakarta.
Lebih lanjut Ghafur menjelaskan, kecanggihan teknologi kini selain memberikan manfaat ternyata juga menyimpan dampak negatif. Salah satu dampak negatif tersebut ternyata juga dapat memacu kegiatan pornografi. Hal ini dikarenakan semua orang yang memiliki akses internet dapat mengakses situs atau konten yang berbau pornografi sehingga semua orang dapat melakukan aksi pornografi. Anak-anak, remaja bahkan orangtua memiliki dampak yang sangat besar, kejadian pornografi tidak jauh dari kerabat atau keluarga korban.
“Para korban dari pornografi ini biasanya akan melampiaskan kembali, sehingga selain menjadi korban juga menjadi pelaku, dan ini yang harus kita cegah selain berpacu dengan kemajuan teknologi. Peran tokoh agama juga dapat menuntun kita semua bahwa yang namanya dosa dan tabu itu dilarang sehingga tindakan pornografi itu bisa dihindari,” ujar Ghafur lagi.
Saat ini Pemerintah tengah berupaya menyusun modul terkait pornografi, membuat media komunikasi agar dapat mencegah aksi pornografi serta berupaya untuk menghidupkan kembali website gugus tugas pencegahan dan penaganan pornografi (GTP3) serta melakukan pertemuan rutin untuk mengharmonisasikan kegiatan GTP3. Diharapkan peran serta maupun kerjasama keluarga, tokoh agama,Pemerintah maupun masyarakat dapat mengurangi dampak pornografi maupun kekerasan seksual dilingkungan anak-anak dan remaja. . Hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kemenag, Kemensos, Kemenkumham, Kemenpar, KPPPA, BKKBN, POLRI, KPI, MUI, PGI, KWI, PHDI serta beberapa perwakilan lainnya.
Foto & Reporter : Rieska C
Kategori:
