Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on March 29, 2019

Jakarta (29/3) ---  Asisten Deputi (Asdep) Bidang Koordinasi Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Masyarakat Kemenko PMK, Femmy Eka Kartika Putri, pagi ini memimpin rapat sosialisasi dan implementasi Permenko PMK Nomor 1 tahun 2019 tentang Sub Gugus Tugas PAUD HI di Jakarta, Jumat pagi.

Tujuan diadakannya rakor ini adalah menindaklanjuti rencana sosialisasi dan implementasi Permenko PMK Nomor 1 tahun 2019 tentang Sub Gugus Tugas PAUD HI yang telah diundangkan pada 25 februari 2019, persiapan pembentukan Sekretariat Gugus Tugas PAUD HI, rencana penyusunan RAN PAUD HI 2020-2024, dan rencana Launching Gugus Tugas dan Sub Gugus Tugas PAUD HI.

Femmy dalam pembukaannya mengatakan dalam peraturan Presiden Nomor 60 tahun 2013 tentang pengembangan anak usia dini holistik integratif diuraikan perlunya mengembangkan anak usia dini holistik integratif, karena sumber daya manusia (SDM) dari usia dini merupakan cikal bakal dari manusia Indonesia sehingga jika tidak tangani sejak dini nantinya generasi tahun 2045 menjadi memprihatinkan. Untuk itu mulai saat ini  sudah  harus dipersiapkan fisik, tumbuh kembang dan semua aspek juga harus diperhatikan dengan harapan di tahun 2045 anak-anak Indonesia akan menjadi SDM yang berdaya saing dan berakhlak mulia.

Lebih lanjut Femmy mengatakan, yang paling penting dalam mengembangkan anak usia dini holistik integratif adalah terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh meliputi kesehatan dan gizi, rangsangan pendidikan, pembinaan moral-emosional dan pengasuhan sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai kelompok umur; terlindunginya anak dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah, dan eksploitasi di manapun anak berada; terselenggaranya pelayanan anak usia dini secara terintegrasi dan selaras antar lembaga layanan terkait, sesuai kondisi wilayah; dan terwujudnya komitmen seluruh unsur terkait yaitu orang tua, keluarga, masyarakat, Pemerintah dan Pemerintah Daerah, dalam upaya Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.

Di akhir pertemuan ini, Femmy mengatakan agar tercapainya generasi yang berdaya saing tahun 2045 diperlukan perhatian untuk kesehatan anak balita termasuk nutrisinya bukan hanya dari makanan tetapi juga dari kasih sayang orangtuanya. Kelekatan antara orangtua dan anak yang positif akan membawa dampak yang besar terhadap anak. Sehingga membuat Pemerintah untuk mendorong dan mensosialisasikan agar orangtua yang selama ini mengabaikan masa emas anak untuk kembali menjalankan peran orangtua agar PAUD HI ini dapat berhasil.

 

Foto & Reporter : Rieska C

Kategori: