Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on October 10, 2014

Jakarta, 10 Oktober  - Pemulanan jamaah haji kelompok terbang (Kloter) Debarkasi Hasanuddin, Makassar mengalami penundaan sekitar enam jam dari pukul 02:00 Wita menjadi pukul 08:15 Wita.

"Kami sudah mendapat informasi dari Siskohat di Asrama Haji Sudiang, Makassar bahwa jamaah haji Kloter 1 diundur kedatangannya di Makassar, sehingga kami tidak perlu datang dini hari," kata salah seorang penjemput jamaah haji Kloter I Ardiyansyah di Makassar, Jumat dinihari.

Dia mengatakan, semula bersama keluarga sudah siap menuju asrama untuk menjemput ayahnya H Rahim dari tanah suci Makkah, namun karena mendapat telepon dari petugas haji bahwa pesawat yang akan mengangkut jamaah sebanyak 455 orang itu mengalami penundaan.

Mengenai penundaan pemberangkatan jamaah haji dari Jeddah, Arab Saudiseperti dilansir laman Antaranews.com.,  menuju Debarkasi Hasanuddin, Makassar, diakui Kabid Pengelola Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag H Iskandar Fellang.

Menurut dia, penundaan itu terjadi, hampir setiap musim pemulangan jamaah haji khususnya untuk Kloter 1, karena harus antre dulu dengan jamaah haji dari debarkasi lainnya untuk keluar dari Bandara King Abdul Azis, Arab Saudi.

"Itu hanya terjadi pada kloter-kloter awal saja, setelah kloter lima ke atas biasanya sudah normal kembali atau sudah sesuai jadwal," katanya.

Sementara itu, keluarga jamaah haji yang tidak mendapatkan informasi tentang penundaan pesawat Kloter 1 menuju tanah air, sudah mendatangi asrama haji sejak Kamis (9/10) malam.

"Ya, kami sudah terlanjur ke asrama, karena dipikir Kloter 1 akan tiba dini hari. Padahal besok pagi baru akan tiba," katanya sembari menambahkan, terpaksa bersama keluarganya menginap di mobil saja. 

Amirul Hajj Segera Kembali ke Tanah Air

Sementara itu, Amirul Hajj (Ketua Misi Haji) Indonesia Lukman Hakim yang juga Menteri Agama akan kembali dari Arab Saudi ke Tanah Air pada Jumat dini hari waktu setempat (Jumat pagi WIB).

"Seharusnya Pak Menteri dijadwalkan kembali (Kamis,9/10/2014) 19.30 namun pesawat ditunda menjadi 01.00 (Jumat dini hari)," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag, Zubaidi, di Jeddah, Kamis, saat mendampingi rombongan Amirul Hajj bertemu dengan tim Media Center Haji.

Pada Kamis pagi Lukman Hakim, masih sempat melepas kepulangan pertama jamaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Amirul Hajj tiba di Arab Saudi sejak 24 September 2014.

Selama di Arab Saudi, Lukman Hakim memimpin rapat-rapat koordinasi dan peninjauan-peninjauan terkait penyelenggaraan haji. Rombongan Amirul Hajj ada 12 orang antara lain Ketua Umum MUI Din Syamsuddin, Ali Ghurom Mukti, Malik Madani dan Yunahar Ilyas.

Lukman Hakim mengatakan saat diminta menjadi Menag, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta fokus pada penyelenggaraan haji karena waktunya tidak lama.

Lukman Hakim Syaifuddin dilantik menjadi Menag pada 9 Juni 2014 sehingga masa jabatannya tidak sampai lima bulan karena kabinet akan berakhir 20 Oktober.

Lukman merasa terhormat saat dirinya ditunjuk menjadi Amirul Hajj, dari Republik Indonesia, sebuah negara dengan masyarakat muslim terbesar di dunia.

"Oleh karena itu ketika 1 Oktober saya harus dilantik menjadi anggota DPR, saya merasa kehormatan menjadi Amirul Hajj," ‎ kata Lukman yang mundur dari anggota DPR terpilih.

Lukman mengatakan menjadi Amirul Hajj kehormatan yang sangat spesial baginya. Lukman juga mensyukuri penyelenggaraan ibadah haji berlangsung dengan lancar.

Pada kesempatan itu Lukman juga memberikan apresiasi kepada petugas yang telah melaksanakan tugas dengan baik.(Ant/Gs)