Jakarta (11/10) – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Seskemenko PMK), Y.B Satya Sananugraha, pagi ini membuka rapat koordinasi teknis (rakornis) tingkat eselon I dalam rangka persiapan pelaksanaan High Level Meeting People to People Exchange Mechanism(HLM PEM) tahun 2017. “Pelaksanaan High Level Meeting People to People Exchange Mechanism tahun 2017 yang semakin dekat ini tentu harus semakin dimatangkan lagi persiapannya. Kerja sama yang erat antar masing-masing K/l yang terlibat sangat diperlukan dalam hal ini," ujar Setkemenko PMK saat membuka rakornis.
Tujuan rakornis pada hari ini adalah untuk mengetahui tentang update terkini dari tiap K/L atas perkembangan pelaksanaan kesepakatan HLM PEM serta membahas rundown rangkaian acara yang akan dilaksanakan pada HLM PEM ke 3 nanti. Selain itu, pada kesempatan ini dibahas juga terkait pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing K/L yang terlibat pada HLM PEM tahun 2017.
Berdasarkan keterangan Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, HLM PEM akan diselenggarakan pada bulan November di Yogyakarta dan Solo. Pemilihan kedua tempat ini didasarkan atas pertimbangan akan diselenggarakannya Pertemuan Partners In Population and Development(PPD) yang diselenggarakan oleh BKKBN di Yogyakarta pada November nanti. Menurut Agus, pada HLM PEM ke-3 ini juga akan dilaksanakan “culture visit” dengan mengunjungi beberapa wisata budaya yang ada di Solo, diantaranya Museum Keris, Museum Batik Danarhadi, dan Museum Purbakala Sangiran. Agus mengharapkan bahwa melalui kerja sama dengan RRT ini nantinya dapat mendatangkan keuntungan bagi Indonesia dan dapat meningkatkan jumlah turis yang datang ke Indonesia. Selain itu, Agus Juga meminta setiap K/l untuk segera menyelesaikan kesepakatan kerja sama yang akan dilakukan pada HLM PEM tahun 2017 ini sebelum batas akhir waktu yang ditentukan.
“Saya harap semua k/l dapat segera menyelesaikan MoU yang akan ditandatangani pada HLM PEM ke 3 ini sebelum batas waktu yang telah ditentukan yaitu pada 15 November nanti”jelas Agus.
Perlu diketahui Kerja sama PEM antara RI dan RRT ini telah memasuki tahun ke-3. PEM RI-RRT merupakan salah satu bentuk kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah RRT dalam bidang riset,teknologi pendidikan tinggi dan kebudayaan. Hadir dalam rakornis ini pejabat eselon I perwakilan masing-masing k/l seperti Kementerian Luar Negeri; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi; Badan Ekonomi Kreatif; Kementerian Pariwisata; dan lainnya. (rhm)
Kategori: