Jakarta (19/04) – Kedeputian Bidang Koordinasi Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK, menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) tentang persiapan sosialisasi Indeks Kesejahteraan Rakyat (IKRaR) di ruang rapat lantai 6 Kemenko PMK. Rakor ini membahas tentang perkembangan IKRaR. Seperti telah diselesaikannya buku ikrar 2009-2014 yang mendapatkan pengantar dari Menko PMK, Sesmenko PMK, Deputi VII Kemenko PMK dan Deputi BPS.
Sebagai informasi, IKRaR masuk sebagai salah satu capaian dalam rencana strategis Kemenko PMK. Targetnya selama 5 tahun kedepan tingkat kesejahteraan rakyat harus mencapai 60 poin. Adapun IKRaR di tahun 2014 sejumlah 56 poin. Setiap tahunnya harus terjadi peningkatan IKRaR minimal satu poin.
IKRaR memiliki banyak keunggulan yang diantaranya mampu melihat progress, irit biaya karena mengolah data Susenas dan indeks demokrasi dari BPS. Rakor juga mengusulkan perlunya penambahan beberapa indikator yang dirasa masih kurang. Selain itu, IKRaR perlu dijadikan sebagai alat untuk perencanaan pembangunan di masing-masing daerah dan dapat dikembangkan sampai ke level desa.
Rakor tentang persiapan sosialisasi Indeks Kesejahteraan Rakyat (IKRaR) ini sendiri dipimpin oleh Asisten Deputi Bidang Korrdinasi Masyarakat, Desa dan Kawasan, Herbert Hasibuan. Rakor juga dihadiri oleh masing-masing perwakilan Kedeputian di Kemenko PMK serta utusan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Sekretaris SAPA (Strategic Aliance Prospority Achievement). (awp/foto:awp)
Kategori: