Padang, 25 Nopember - Asdep Urusan Pengembangan Keuangan Mikro dan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna pada Kedeputian Kemenko PMK Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Magdalena (kedua kiri) menyerahkan Cinderamata Kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim (kanan), yang juga Kepala TKPKD Sumbar, usai membuka secara resmi pertemuan mengenai DAPM se-Sumatera Barat.
Wagub Sumbar dalam sambutannya menyambut baik pertemuan ini terutama jika dikaitkan dengan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu dan mengingatkan kembali bahwa ada sekelompok masyarakat yang sangat merasakan imbas dari kenaikan harga BBM itu. "Masyarakat Sumatera Barat itu seharusnya tidak boleh miskin, jika memang mereka mau terus bekerja keras. Kemiskinan memang tidak bisa dihindari jika dihantam bencana alam, ada lansia terlantar, atau disabilitas. Maka, keberadaan PNPM kami harapkan terus berlanjut demi mengurangi angka kemiskinan," kata Wagub.
Wagub mengungkapkan, saat ini masih terdapat sekitar 8.460 keluarga miskin di Sumbar. Maka, dengan adanya KIP, KIS, dan KKS tentu akan sangat membantu warga miskin pascakenaikan harga BBM tadi. "Selain pembangunan infrastruktur, kemiskinan di Sumatera Barat ini harus dimulai dari perubahan pola pikir masyarakat. "Di sini ada laut tetapi masyarakat justru tidak mau melaut karena tidak ada alat. Laut masih banyak yang digunakan sebagai toilet umum raksasa saja."
Sementara dalam wawancaranya dengan media lokal dan nasional, Magdalena menungkapkan bila keberlanjutan PNPM Mandiri ke depan masih membutuhkan penguatan kelembagaan dengan formulasi kebijakan yang tentu juga kuat, tetap memerlukan tenaga pendamping, dan perlu badan hukum berkaitan dengan pengelolaan dana desa sesuai janjii pemerintahan baru Presiden Jokowi. "Formulasi yang kami upayakan juga akan tetap meminta masukan banyak pihak lalu kami sesuaikan dengan berbagai program yang sudah ada," kata Magdalena.
Dana bergulir dalam DAPM selama ini berjumlah Rp10 triliun dan untuk Sumbar saja tercatat sebesar RP250 miliar. (IN)
Kategori: