Jakarta (20/06) – Pertumbuhan ekonomi merupakan prasyarat bagi tercapainya pembangunan manusia. Dengan pertumbuhan ekonomi, terjamin peningkatan produktivitas dan peningkatan pendapatan melalui penciptaan kesempatan kerja. Demikian disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK, Sonny B. Harmadi.
Berbicara dalam rakor penguatan usaha ekonomi masyarakat kamis pagi di Kemenko PMK Jakarta, Sonny mengatakan, berdasarkan UNDP, terdapat 4 pilar pokok paradigma pembangunan manusia. Diantaranya, produktivitas, pemerataan, kesinambungan dan pemberdayaan. Ditambahkannya, konsep pembangunan manusia juga harus memiliki dua sisi yang harus seimbang diantaranya meningkatkan kemampuan fisik penduduk seperti kesehatan dan pendidikan, serta pemanfaatan kemampuan penduduk untuk kegiatan produktif, kultur, sosial dan politik.
Sonny menegungkapkan, kuatnya hubungan timbal balik antara pertumbuhan ekonomi dengan pertumbuhan manusia akan juga dipengaruhi oleh faktor-faktor kelembagaan pemerintah, distribusi sumber daya swasta dan masyarakat, modal sosial, LSM dan organisasi kemasyarakatan.
Pada rakor ini juga dibahas kemitraan untuk penguatan usaha ekonomi masyarakat. Seperti halnya model BUMDES daerah tertinggal dan daerah maju. Termasuk penyampaian hasil koordinasi di daerah. Diantaranya, hasil rakor daerah di Provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Utara.
Kemenko PMK sangat berharap, rakor penguatan usaha ekonomi masyarakat ini dapat menciptakan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat. Selain itu juga terciptanya kondisi yang optimal dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat. Turut mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK, Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Mustikorini Indrijatiningrum.
Kategori:
