Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on December 01, 2014

Jakarta, 1 Desember  - Presiden Joko Widodo suakhirnya mencanangkan Gerakan Nasional Revolusi Mental bertepatan dengan pelaksanaan Upacara HUT KORPRI ke-43 yang digelar di Lapangan Monas, Senin.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Yuddy Chrisnandi di Jakarta, Senin (1/11/2014) seperti dilansir laamn Antaranews, mengatakan meskipun pencanangan gerakan nasional revolusi mental tersebut tidak dilaksanakan secara simbolik, namun memang sudah diterapkan.

"Sudah jelas bahwa sekarang kita menerapkan gerakan nasional revolusi mental, jadi tidak lagi harus menggunakan hal-hal yang simbolik seperti penekanan tombol sirine, pelepasan balon atau penyerahan pataka," katanya.

Menurut Yuddy, simbolik-simbolik hanya digunakan pada zaman birokrat bermental priyayi, namun pada zaman birokrat yang merakyat seperti sekarang sudah tidak diperlukan lagi.

"Ya kalau pencanangan secara otomotis gerakan tersebut sudah bergulir di tengah masyarakat karena programnya pun sudah disiapkan beserta instrumennya," ujarnya.

Dia menuturkan instrumen daripada gerakan nasional revolusi mental tersebut sudah sebagian besar dijalankan oleh aparatur sipil negara, sehingga hari ini hanya dipertegas oleh Presiden Jokow Widodo bersamaan dengan momentum HUT KORPRI.

"Salah satu revolusi mental termasuk dalam pencanangan gerakan nasional yang tidak menggunakan simbolik apapun," katanya lagi.

Dia menambahkan revolusi mental ini dimulai dengan hal-hal yang kecil dan sederhana namun manfaatnya sangat besar bagi peningkatan pelayanan publik.(Ant/Gs).

 

 

 

 

Kategori: