Jakarta, 18 Juni 2015 - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang Persiapan Pelaksanaan Sail Tomini dan Festival Boalemo 2015, di Auditorium Kemenko PMK.
Rakor membahas perkembangan persiapan program dan kegiatan Kementerian atau Lembaga pada rangkaian kegiatan Sail Tomini, persiapan lokasi acara puncak, serta kesiapan dari Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dan Gorontalo.
Menko PMK, Puan Maharani dalam pengantar awalnya mengatakan, acara puncak Sail Tomini akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo sedangkan Festival Boalemo akan dihadiri oleh Wapres, Jusuf Kalla. Rakor tingkat menteri pada Kamis, 18 Juni 2015 ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Nila Moeloek; Kepala Staf Angkatan Laut, Ade Supandi, dan perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga negara yang turut menjadi panitia dan penyelenggara kegiatan Sail Tomini dan Festival Boalemo.
Seperti pada pelaksanaan tahun sebelumnya, Menko PMK selaku penanggung jawab kegiatan rencananya akan menghadiri sejumlah agenda penting mulai dari pelepasan Satgas yang menjadi bagian dari kegiatan Sail Tomini yang rencananya akan dilaksanakan di JICT Tanjung Priuk, Jakut, pada 12 Agustus 2015. Satgas yang terlibat dalam kegiatan pelayaran itu antara lain Surya Bhakti Jaya (SBJ), Lintas Nusantara Pemuda/Remaja Bahari (LNPRB), Bhakti Kesra Nusantara (Bhakesra) dan Pelantara.
Menko PMK juga rencananya akan menghadiri rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari Sail Tomini, antara lain: jamuan makan malam, pawai budaya, pameran potensi daerah, seminar internasional, dan tour Sail Tomini serta Festival Boalemo.
Kegiatan yang cukup bersejarah dalam Sail Tomini kali ini, bagi Kemenko PMK adalah Menko PMK akan meresmikan langsung didirikannya tugu PMK dan peletakan batu pertama rumah rehabilitasi narkoba di Kabupaten Parigi Moutong. Menko PMK juga akan meresmikan dimulainya pemberdayaan ekonomi pondok pesantren melalui program Pesantren Bahari.
“Seperti yang sudah banyak saya lihat, kegiatan Sail semacam ini mungkin akan ramai di saat pelaksanaan dan persiapannya. Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak kita semua untuk fokus pada persiapan agar kegiatan ini berhasil dan sukses. Namun, saya juga mau bertanya tentang keberlanjutan kegiatan ini. Apakah setelah Sail usai, masyarakat di lokasi acara akan merasakan manfaatnya? Bagaimana dengan kunjungan dan promosi wisata yang memang sudah sangat cantik dan membanggakan di Indonesia itu?” papar Menko PMK. (IN/foto:ole)
Kategori:
