Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on May 20, 2019

Jakarta (20/5) ===Kemenko PMK mengadakan rakor membahas mengenai tindak lanjut pemaduan program dan kegiatan pemberdayaan perempuan. Rakor dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Ghafur Dharmaputra di kantor Kemenko PMK Jakarta..

Kabupaten Humbang Hasundutan (Danau Toba), Kabupaten Lombok Tengah (Mandalika), Kabupaten Magelang (Candi Borobudur) menjadi pilihan kegiatan pemberdayaan perempuan. Masih rendahnya Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pemberdayaan Gender menjadi alasan ketiga daerah tersebut menjadi terpilih. Dan secara tidak langsung ketiga lokasi tersebut merupakan kawasan strategis pariwisata nasional.

“Inilah alasan kenapa kita pilih 3 lokasi karena Indeks pembangunan gender dan indeks pemberdayaan gendernya rendah dari daerah-daerah lainnya. Dan juga kebetulan ketiga daerah ini juga menjadi kawasan strategis pariwisata nasional," Ghafur membuka rakor.

Belajar dari negara maju, Kemenko PMK mengajak Kementerian dan Lembaga (K/L) dibawahnya untuk mengaplikasikann kegiatannya lebih terarah guna membangun daerah yang sudah terpilih.
“Saya amati Jepang ataupun Amerika yang negara maju seperti itu, tulang punggung mereka ya UKM. Jadi inilah peran Pemerintah membantu masyarakat. Kita masing-masing mencoba aplikasikan kegiatan K/L lebih terarah. Mandalika kita jadikan Balinya NTB dan daerah lainnya," tambahnya. 

Ghafur juga mengharapkan terbentuknya semangat gotong royong antar K/L dan apa yang telah dikerjakan oleh setiap K/L yang terlibat tercermin disetiap lokasi.  “Jadi semangatnya adalah bergotong royong, bekerja sama. Dan kita ingin bahwa apa yang akan dilakukan kementerian lembaga itu tercermin disana”, tutur Ghafur.

Hadir dalam rapat perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasai dan UKM, Badan Usaha Milik Negara, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian dan Lembaga terkait lainnya.

Foto & Reporter : TWS

Kategori: