Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on January 14, 2015

Jakarta, 14 Januari - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat menteri tentang keberlanjutan program beras bersubsidi bagi masyarakat berpendapatan rendah atau yang lebih dikenal sebagai beras untuk rakyat miskin (Raskin), di kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu sore (14/01).

Hadir dalam rakor tersebut Menteri Keuangan Bambang PS. Brojonegoro, Menteri Sosial Khofifah Indraparawangsa, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta pejabat eselon I dari Kementerian dan lembaga yang terkait, diantaranya Sesmenko PMK Sugihartatmo, Deputi II Menko PMK Chazali Situmorang, Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto, dan Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat.

Lebih lanjut, Menko PMK, setelah Rakor menjelaskan kepada para wartawan bahwa program Raskin pada tahun 2015 akan tetap dilaksanakan selama 12 bulan kedepan dan akan memperbaiki sistem penyalurannya sehingga tidak ada lagi laporan dari masyarakat penerima Raskin bahwa beras yang mereka terima jumlahnya berkurang.

Menurut Menko PMK, anggaran Raskin pada tahun 2015 mencapai Rp 18,8 triliiun dengan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) sebanyak 15.530.897. Adapun volume Raskin yang diterima masyarakat penerima manfaat sebesar 15 Kg/bulan dengan harga tebus (HTR) sebesar Rp.1.600/Kg sedangkan harga pembayaran beras (HPB) pemerintah kepada Perum Bulog sebesar Rp. 8.047,69/Kg itu artinya pemerintah mensubsidi beras Raskin sebesar Rp. 6.447/Kg.(deni)