Jakarta (05/11)--- Menkes, Nila F Moeloek, memukul gong usai membuka secara resmi Rakornas Pengendalian Zoonosis tahun 2015 di Jakarta pagi ini, didampingi oleh Deputi III bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, TB Rachmat Sentika, dan Dirjen P2PL Kemenkes, M. Subuh. Selain sebagai panelis, menkes juga membacakan sambutan Menko PMK, Puan Maharani.
Rakornas kali ini dihadiri oleh para pejabat K/L terkait; perwakilan dari tiga provinsi: Kalteng, Kalbar, dan Sulsel; akademisi; dan lembaga donor. Gubernur Kalbar, Cornelis, bahkan menyempatkan diri berbagi pengalamannya menanggulangi wabah zoonosis seperti rabies.
Dalam sambutannya, Menko PMK meminta semua pihak untuk saling memperkuat sinergitas menanggulangi ancaman wabah zoonosis yang diketahui dapat terjadi kapan saja dan tergolong sebagai bencana non alam. Namun, bila sudah terjadi, zoonosis akan berdampak besar bagi masyarakat bahkan suatu negara.
"Dengan keterbatasan yang ada, apakah itu peralatan yang minim demikian pula dengan sumber daya manusia yang kita miliki, mari kita tanggulangi zoonosis dengan penuh semangat, hapuskan segala ego sektoral, dan juga bergotong royong. kita hadirkan negara atas segala kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat." demikian Menko PMK.
