Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on December 07, 2015

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yogyakarta, 7 Desember 2015 – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, c.q Kedeputian Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan, menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang dilaksanakan di Hotel Grand Quality, Yogyakarta. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta, Ichsanuri,  yang mewakili Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai narasumber, hadir dari Tim Pokja GNRM (Paulus Wirutomo), Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan, Bappenas (Subandi) dan Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (Ichsanuri).

Dalam laporannya selaku Ketua Panitia, Katiman, Plt. Asisten Deputi Pemberdayaan Desa, mengatakan bahwa Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental ditujukan untuk untuk memberikan informasi yang menyeluruh tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental kepada Pemerintah Daerah, baik kepada Pemerintah Propinsi maupuan kabupaten/kota agar terjadi kesamaan persepsi, pandangan dan pemahaman tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Hal ini sangat penting untuk mempercepat internalisasi nilai-nilai revolusi mental, yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong baik di lingkungan pemerintah maupun kepada masyarakat luas. Kegiatan ini mengundang peserta SKPD terkait dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan SKPD pemerintah kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan, I Nyoman Shuida, menyampaikan arahan bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental merupakan suatu gerakan seluruh masyarakat (pemerintah & rakyat) dengan cara yang cepat dan berkelanjutan untuk mengangkat kembali nilai-nilai strategis yang diperlukan oleh Bangsa dan Negara untuk mampu menciptakan ketertiban dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat memenangkan persaingan di era globalisasi.

Melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental, diharapkan dapat dilahirkan insan-insan bekualitas dan unggul, yang menjunjung tinggi nilai, norma, dan identitas budaya bangsa, mempunyai kesadaran dalam mengelola kekayaan alam secara efisien dan berkelanjutan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Selain itu dapat ditingkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam politik kenegaraan dengan memberi kontribusi pada penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (antikorupsi), mewujudkan keadilan, dan memperkuat pertahanan dan keamanan negara-bangsa.

Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta, Ichsanuri, dalam sambutan pembuka menyampaikan mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental dan mengharapkan dapat diimplementasikan kepada seluruh elemen masyarakat untuk melakukan perubahan agar semangat dan nilai-nilai revolusi mental dapat mendukung semangat Jogja Gumregah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, bermartabat dan berbudaya. Dalam Rakor ini Deputi Bappenas, Subandi Sardjoko, menjelaskan tentang kebijakan, program dan kegiatan revolusi mental yang telah dimasukkan dalam Dokumen RPJMN 2015-2019.

Pada kegiatan ini menghasilkan tindak lanjut pembentukan Gugus Tugas Revolusi Mental Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai tugas mengawal dan mengkoordinasikan pelaksanaan gerakan revolusi mental yang melibatkan anggota seluruh elemen masyarakat baik dari unsur pemerintah, swasta, akademisi dan lingkungan masyarakat.(Sumber Deputi 7/Humas).