Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on December 18, 2015

Jakarta, 18 Desember 2015 - Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana yang diwakili Asisten Deputi Tanggap Cepat Bencana, Togap Simangunsong, memberikan sambutan dalam acara Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Revolusi Mental di Pekanbaru, Provinsi Riau (14/12).  Hadir sebagai pembicara adalah Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (Tim Pokja Revolusi Mental), Dr. Roni Susanto (Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, BAPPENAS), dan Bappeda Prov. Riau.

Rakor dan Sosialisasi Revolusi Mental ini bertujuan untuk memberikan informasi menyeluruh tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) kepada Pemerintah Daerah sehingga terbangunnya kesamaan pandangan seluruh aparat di daerah.  Untuk mendorong pelaksanaan GNRM di Daerah diharapkan Provinsi. Kabupaten/Kota membentuk Gugus Tugas GNRM. Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota akan dapat mengembangkan berbagai program dan kegiatan yang mendukung pelaksanaan GNRM.

Diskusi Kelompok yang dipandu Kepala Bidang Bantuan Darurat Kemenko PMK, Mustikorini Indrijatiningrum  menghasilkan masukan untuk pengembangan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Provinsi Riau yang meliputi nilai integritas, etos kerja dan gotong royong. Beberapa masukan yang mengemuka antara lain 1) perlunya penerapan nilai-nilai integritas dalam rekrutment Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penerapan nilai-nilai revolusi mental dalam pendidikan, pelatihan, pengangkatan jabatan, pembinaan dan pengawasan ASN; 2) inovasi pelayanan publik untuk perubahan cara pikir, cara sikap, cara pandang, perilaku, cara kerja aparatur yang mencerminkan sikap tidak lagi dilayani tetapi melayani rakyat;  3) implementasi pelestarian lingkungan hidup melalui anjuran bagi setiap Kepala Keluarga, Pemilik Usaha untuk menanam minimal 1 jenis tanaman di lingkungannya, menghimbau masyarakat untuk menanam setiap biji buah-buahan dijadikan bibit;  4) mewujudkan integritas, ahlak mulia melalui kegiatan maghrib mengaji; 5) mencanangkan pekan gotong royong di kelurahan, kecamatan, dan kabupaten melalui menjadwalan secara rutin khususnya fokus pada pembenahan fasilitas umum, antisipasi bencana dan membantu warga yang terkena musibah/bencana. (Deputi I)

Kategori: