Jakarta (20/10) -- Sesmenko PMK, Sugihartatmo di depan peserta Rakornas Perlindungan WNI dengan Perwakilan Pelayanan Warga dan Pemangku Kepentingan Nasional, yang dilaksanakan oleh Kemenlu di Balai Kartini hari ini di Jakarta 20 -23 Oktober 2015 menyampaikan pentingnya diplomasi negara. Menurut sugihartatmo, Diplomasi Perlindungan adalah bagaimana Migrasi Aman untuk Pembangunan dan Kesejahteraan. Lebih lanjut
Sesmenko menyampaikan kebijakan Presiden yaitu menghadirkan kembali Negaraa untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.
Sejauh ini Data WNIB di perkirakan mencapai lebih dari 1.800.000 orang, WNIB ini harus dilindungi dan diselesaikan serta dipulangkan secara bertahap.
Untuk menciptakan penempatan TKI secara aman yang perlu diperhatikan adalah kualitas calon TKI, sistem perekrutan, PPTKIS yang berkualitas dan bertanggung jawab, dan penempatan TKI yang legal dan prosedural, serta fasilitasi dari berbagai pihak.
Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan perlu diupayakan pemanfaatan remittance untuk kegiatan yang produktif sehingga TKI purna tidak kembali menjadi TKI kembali bahkan TKI purna bisa menciptakan lapangan usaha sehingga bisa berpartisipasi dalam pembangunan daerah. (humas)
Oleh humaspmk on October 20, 2015