Jakarta, 20 Nopember - Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof.Dr.Agus sartono, MBA., membuka sekaligus memberikan pengantar pada Rakornis Pendidikan Karakter Bangsa (PKB), Kamis (20/11/2014) di Jakarta. Rakornis diisi pula dengan paparan dari pejabat dari Balitbang Kemenbuddikmen, Dirjen Pendidikan Islam, dan Polri.
Agus dalam paparannya menyampaikan kembali tentang Nawa Cita dari Pemerintahan Jokowi - JK pada butir ke-8 yang menyebutkan: "Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan bukti pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia." Maka, dalam kesempatan Rakornis tentang PKB ini, Agus mengajak kementerian dan lembaga negara terkait untuk segera melakukan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan PKB yang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila yaitu Bangsa Indonesia yang berkarakter dan berbudaya.
Dalam kesempatan tersebut, Rakornis dijadikan pula sebagai ajang pengenalan lebih mendalam tentang 'Sekolah Toleransi' yang sejak tahun 2013 dilaksanakan oleh Polri bekerjasama dengan lembaga kemasyarakatan 'Klinik Pancasila.' Kegiatan itu hingga kini sudah mulai merambah sekolah-sekolah menengah atas di beberapa kota. "Tujuannya adalah agar setiap siswa menghayati dan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam hidupnya sehari-hari, apalagi sekarang nilai-nilai kebangsaan kita sudah mulai dilupakan oleh generasi muda. Target kami minimal satu SMA yang kami kunjungi di semua kab/kota di tanah air untuk mengenalkan 'Sekolah Toleransi' ini," papar Karopenmas Polri, Boy Rafli Amar. (IN/Gs)
Kategori: