Jakarta (10/7) – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak awal Juni 2019, masih menyisakan permasalahan. Tidak sedikit kerugian yang diakibatkan, mulai dari kerugian sosial, kerugian infrastruktur, maupun kerugian secara ekonomi.
Menurut data banjir Kabupaten Konawe fase siaga, tanggap darurat banjir, dan transisi, sebanyak 72.109 orang atau 20.063 kepala keluarga terkena dampak banjir dengan dua orang korban jiwa. 6.703 unit rumah, 243 unit fasilitas umum, 19.943 meter jalan, jembatan, dan irigasi juga mengalami kerusakan. Begitu pun kerugian ekonomi akibat ribuan hektare area perkebunan dan sawah yang terendam banjir.
Guna mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah lintas kementerian/lembaga (k/l) di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama-sama melakukan upaya percepatan pemulihan atau rehabilitasi pasca bencana banjir di Sulawesi Tenggara.
Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK Dody Usodo Hargo, mengatakan bahwa pemulihan pasca bencana banjir di Sulawesi Tenggara diantaranya meliputi reforestarisasi, normalisasi sungai, review tata ruang, dan perbaikan sistem drainase.
Selain itu, upaya relokasi yang juga perlu dilakukan ialah dengan menyediakan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Kesiapsiagaan di masyarakat melalui kegiatan workshop kebencanaan, pelatihan penanggulangan bencana, dan memasukkan penanggulangan bencana ke dalam kurikulum pendidikan.
“Pemerintah pusat sangat mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dan k/l yang terlibat dalam penanggulangan bencana banjir Sulawesi Tenggara. Kita semua tentu berharap dapat mempercepat upaya pemulihan ini agar semua bisa kembali normal,” ucapnya saat Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Percepatan Penanganan Pengungsi Korban Bencana Banjir Provinsi Sulawesi Tenggara di Ruang Rapat Taskin, Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (10/7).
Rakor dihadiri oleh para pemangku kepentingan, diantaranya Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Bupati Konawe, Bupati Konawe Utara, BPBD Kab. Morowali, Pemda Prov Sultra,Kemendagri, Kemendesa PDTT, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional, serta beberapa k/l terkait lainnya.
Foto & Reporter : puput
Kategori:
