Yogjakarta- (22/3)- Staf Ahli Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Gunarso Djoko Santoso memberikan sambutan pengarahan pada Pertemuan Regional Wilayah Tengah dalam Rangka "Sosialisasi Kebijakan Program Raskin 2016" di Hotel Jayakarta, Yogjakarta, Selasa pagi (22/3).
Dalam sambutannya,Gunarso berharap pemerintah daerah untuk meningkatkan dukungan terhadap kelancaran program Raskin.Dukungan ini berupa bantuan biaya penyaluran dari titik distribusi ke penerima manfaat sehingga tidak ada lagi tambahan Harga Tebus Raskin (THR) dari yang sudah ditetapkan. Selain itu, Pemda juga dapat menambah penerima manfaaat atau jumlah pagu Raskin/Rastra melalui penyediaan anggaran APBD seperti yang telah dilakukan di beberapa daerah.
"Kami terus mengharapkan pemerintah daerah untuk dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program Raskin," harapnya.
Efektifitas pelaksanaan Program Raskin, tambahnya, tidak akan terwujud dengan baik tanpa peran pemerintah daerah. Peran Pemda sangat penting dalam mendistribusikan Raskin/Rastra hingga sampai pada penerima manfaat.
"Saat ini harus kita apresiasi sebab peran pemda semakin baik dan semakin meningkat dalam pelaksanaan Program raskin/Rastra," tambah Guanarso.
Capaian ini dapat dilihat dari rata-rata realisasi penyaluran secara nasional hingga akhir tahun lalu yang mencapai 2,76 ton atau 98,94 persen dari pagu tahun 2015 sebesar 2,79 ton. Bahkan untuk 12 provinsi di wilayah indonesia tengah sebagian besar telah tuntas 100 persen menyalurkan yakni Provinsi D.I Yogjakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah. Selain itu, bentuk komitmen Pemda juga terbukti dan terlihat dari beberapa kali diselenggarakannya Raskin Award yang tujuannya guna melihat komitmen pemda dalam mendukung pelaksanaan program Raskin daerah.
Lebih lanjut Gunarso mengungkapkan program Raskin di seluruh Indonesia saat ini diperuntukkan bagi 15,5 juta rumah tangga sasaran (RTS). Setiap bulan disalurkan Raskin/Rastra paling tidak sebanyak 233 ribu ton. Toatal anggaran subsidi Raskin tahun 2016 ini mencapai 20,309 triliun.
"Raskin tidak saja berpengaruh terhadap peningkatan ketahanan pangan pada tingkat keluarga akan tetapi juga berpengaruh positif terhadap stabilitas harga beras di pasar,"tegasnya. (yn/humas)
Kategori:

