Makassar (28/03)---Deputi Kemenko PMK bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial, Tb. Achmad Choesni, menyimak sambutan Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, sesaat sebelum membuka acara Sosialisasi Regional Kebijakan Program Raskin/Rastra 2016 untuk wilayah Indonesia Timur, di Kota Makassar, Sulsel, pagi ini waktu setempat.
Wagub Sulsel dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program Raskin nasional, terlebih dengan berbagai bantuan pemerintah pusat mulai dari pembangunan irigasi hingga peralatan yang terbukti sangat membantu upaya Sulsel mengejar target subsidi pangan. hingga triwulan pertama tahun 2016 ini, Sulsel sudah mencapai surplus hingga 2,3 juta ton dari target sebelumnya yang hanya 2 juta ton.
"Kami terus mendorong para petani di daerah sentra beras untuk dapat panen tiga kali dalam setahun. Untuk masalah kualitas, beras Sulsel punya kualitas premium yang bahkan sudah dinikmati oleh saudara-saudara kita hingga ke Aceh. Sulsel sudah mampu mensuplai juga kebutuhan beras untuk 21 provinsi. Maka, kalau mau menahan diri, kita sebenarnya dapat memenuhi kebutuhan beras dalam negeri dan tidak lagi bergantung pada impor," papar wagub Sulsel.
Untuk mencapai efektivitas program Raskin/Rastra 2016, Wagub Sulsel minta kepada lembaga terkait untuk mengoptimalkan proses verivali (verifikasi dan validasi) data agar di tahun ini Raskin/Rastra betul-betul tepat sasaran. Seperti halnya provinsi lain, program Raskin/Rastra di Sulsel juga terbukti mampu membantu masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
Hingga berita ini diturunkan, acara sosialisasi masih berlangsung dengan paparan dari perwakilan TNP2K, Perum Bulog, dan Kemensos, dengan moderator deputi Achmad Choesni. Acara dihadiri oleh jajaran perum bulog wilayah divisi regional wilayah Indonesia Timur yang meliputi 10 provinsi: Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulsel, Sulbar, NTT, NTB, Bali, dan Sultra. (IN/humas)