Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on July 02, 2014

Jakarta, 2 Juli  - Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola, MSi mengemukakan bahwa Sail Tomini 2014 yang tertunda penyelenggaraannya dan dialihkan menjadi Sail Raja Ampat 2014, telah dijadwalkan kembali untuk dihelat pada Juli-September 2015.

"Tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres) yang akan ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum beliau mengakhiri masa jabatannya," kata Gubernur Longki Djanggola kepada Antara melalui telepon genggamnya usai bertemu Menko Kesra Agung Laksono di Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Gubernur yang antara lain didampingi Ketua DPRD Sulteng Aminuddin Ponulele, para wakil ketua dan ketua-ketua komisi, Bupati Parigi Moutong, Bupati Tojo Una-una, Bupati Tolitoli, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DR Ir H Hasanuddin Atjo, MP dan sejumlah kepala dinas terkait, memaparkan kepada Menko Kesra dan jajarannya soal kesiapan Sulteng menyelenggarakan Sail Tomini 2015.

Menurut Longki, daerahnya sudah siap sejak 2011 untuk menggelar Sail Tomini 2014 dan telah memaparkan kesiapan itu di depan Menko Kesra pada 5 Maret 2012. Namun karena pada 2013 Sulteng ditunjuk menyelenggarakan Hari Nusantara yang digelar 15 Desember 2013, maka Sail Tomini 2014 dialihkan menjadi Sail Raja Ampat 2014.

"Hari ini, kami diundang kembali oleh bapak Menko Kesra untuk memaparkan kesiapan menggelar Sail Tomini 2015 dan tadi kami sudah menyampaikan sedetail mungkin progrm dan rencana aksi yang sudah kita siapkan dan sebagian sudah dilaksanakan," ujarnya.

Gubernur mengemukakan bahwa daerahnya sangat berkepentingan untuk merealisasikan Sail Tomini pada 2015 antara lain karena daerah ini memiliki potensi pengembangan sektor kemaritiman yang sangat besar.

Sulteng memiliki pesisir pantai yang panjang, nelayan yang banyak yang perlu diberdayakan, letak yang strategis karena berbatasan langsung dengan delapan provinsi di Sulawesi, Kalimantan dan Maluku sehingga potensi pengembangan sektor perikanan, pariwisata, transportasi, jasa-jasa bahkan pertambangan sangat besar.

Bila Sail Tomini 2015 direalisaikan, katanya, perhatian pemerintah pusat ke daerah ini juga akan lebih lagi terutama dalam alokasi dana pembangunan untuk mempersiapkan infrastruktur serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan bagi penyelenggaraan pesta kemaritiman akbar itu.

"Yang paling kita harapkan adalah Sulteng akan menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia," ujarnya dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Menko Kesra Agung Laksono dan jajarannya yang sangat mendukung pelaksanaan Sail Tomini 2015.

Gubernur juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sail Tomini 2015 nanti akan dipusatkan di tiga tempat di sekitar Teluk Tomini yakni di Kota Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kepulauan Togian, Kabupaten Tojo Una-una serta Kota Palu.

"Upacara puncak pembukaan Sail Tomini 2015 yang dihadiri Presiden akan dipusatkan di Kota Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, sementara lomba kebaharian akan dipusatkan di Taman Nasional kepulauan Togian yang merupakan lokasi wisata bahari andalan, sementara Kota Palu akan menjadi pusat akomodasi bagi para tamu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah Hasanuddin Atjo yang dihubungi terpisah mengatakan bahwa penyelenggaraan Sail Tomini 2015 juga melibatkan secara aktif pemerintah provinsi tetangga yakni Sulawesi Utara dan Gorontalo serta semua kabuaten/kota yang terletak di pesisir Teluk Tomini.

Menurut dia, pemerintah tiga provinsi dan kabupaten/kota di Teluk Tomini sudah pernah menggelar lokakarya dan seminar serta sepakat untuk menetapkan Sulawesi Tengah sebagai pusat kegiatan Sail Tomini 2014 kala itu.

"Kita telah memiliki program kerja dan rencana aksi yang tersusun rapih menghadapi Sail Tomini dan sebagian sudah dilaksanakan, bahkan telah menyusun panitia percepatan pelaksanaan Salil Tomini yang dipimpin Wakil Gubernur Sulteng H. Soedarto," ujarnya. (Ant/Gs)