Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on June 22, 2016

Jakarta (22/06)—Kemenko PMK, melalui Sekretariat Pokja Revolusi Mental, menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Fasilitator Pembentukan Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental,” dilaksanakan di Hotel Mercure Glodok, Jakarta (21/6). Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Penyelenggara yaitu Deputi bidang Koordinasi Kebudayaan sekaligus pembukaan, Haswan Yunaz. Sebagai nara sumber hadir dari Tim Pokja GNRM Paulus Wirutomo; Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Sapto; dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Moch Ardian.

Program ini merupakan salah satu prioritas yang sudah diputuskan oleh kelompok kerja GNRMuntuk melatih para fasilitator di lapangan dalam rangka terwujudnya sosialisasi GNRM seluruh Indonesia, dan setelah terbentuknya fasilitator ini, akan dilanjutkan dengan pembentukan gugus tugas di K/L dan 34 Provinsi seluruh Indonesia.

Organisasi gugus tugas ini terdiri dari unsur pemerintah, Lintas Kelompok Masyarakat, dunia usahsa, dan dunia akademisi setiap provinsi. “Gugus tugas ini diharapkan mampu menjadi penggerak Revolusi Mental yang memiliki jejaring dari tingkat pusat hingga tingkat kabupaten/kota guna menggalang partisipasi aktif masyarakat yang peduli dengan perubahan mental bersama diseluruh aspek kehidupan bermasyarakat bangsa Indonesia,” tutur Haswan.

Secara singkat, Revolusi mental adalah upaya menjebol segala yang menghambat kemajuan, serta membangun cara pikir, cara kerja, dan cara hidup yang berorientasi pada kemajuan untuk bangsa dan negara yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian. Keberhasilan Gerakan Revolusi Mental pertama-tama sangat ditentukan oleh keteladanan, kepemimpinan Pemerintah dalam membangun pelayanan publik. Tujuan akhir dari Gerakan Revolusi Mental adalah terbentuknya karakter bangsa yang berintegritas, beretos kerja positif, dan mau bergotong royong.

Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa sesi, sesi pertama diawali dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dan nara sumber, untuk sesi berikutnya dibentuk beberapa kelompok untuk berdiskusi dan mencari sosusi dari masalah yang ada di masyarakat berkaitan dengan program Indonesia Melayani, Bersih, dan Tertib.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan tindak lanjut pembentukan gugus tugas pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang mempunyai tugas untuk melakukan gerakan nyata revolusi mental, peserta Training Of Fasiliator Revolusi Mental (ToF) tahap 2 ini diharapkan saling berkoordinasi dengan peserta Tof tahap 1 yang telah diberikan kontaknya oleh panitia penyelenggara.

Kegiatan ini ditutup oleh Ketua Pokja Revolusi Mental, Arif Budimanta dan dilakukan pembacaan komitmen peserta dalam melaksanakan Gerakan Revolusi Mental. “Gerakan Revolusi Mental adalah gerak an yang menjebol dan membangun ke arah yang lebih baik yang ditunjukan dengan corak Indonesia tertib, bersih dan melayani,” tutup Arif.

Editor : Siti Badriah

Reporter : Arfina

Fotografer : Tri Wahyu S

 

Kategori: