Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 23, 2014

Mamuju, 23 September – Menko Kesra HR. Agung Laksono yang mendampingi Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK), menyebutkan tidak ada selain dirinya yang menjabat sebagai Wakil Presiden hingga dua kali. JK mengatakan sejak zaman presiden pertama, Wakil Presiden selalu menjabat satu periode.

Hal itu diungkapkan JK dalam sambutannya menghadiri pada  acara syukuran kemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-JK di hotel Maleo, Mamuju, Sulawesi Barat. Acara tersebut juga sekaligus perayaan ulang tahun ke-10 Provinsi Sulawesi Barat, yang berlangsung pada Senin (22/9/2014).

Dalam kesempatan itu ia menyinggung tugas pemerintah yang berkewajiban mensejahterakan rakyat. Menurutnya jika pemerintah tidak menjalankan tugasnya dengan baik, maka masyarakat akan menghukum dengan tidak lagi memilih pemimpin yang sama.

"Selama kita baik, masyarakat akan lebih baik lagi. Begitu kita tidak adil, masyarakat akan menghukum kita, itu tidak dipilih lagi," tandasnya.

1000 Sertifikat Tanah Diserahkan

Memasuki tahun kedelapan dari masa kepemimpinan untuk periode kedua, Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, telah mengukir sejumlah prestasi. Prestasi tersebut berimplikasi pada terjadinya perubahan dan kemajuan pembangunan di Provinsi Sulbar.
''Kami sampaikan rasa syukur dan terima kasih atas peringatan Hari Jadi Provinsi Sulbar. Daerah ini melalui suatu proses sejarah panjang dalam mengantarkan pembangunan di daerah ini. Selama beberapa tahun Sulbar termasuk daerah terbelakang dan terisolasi. Ini akibat sarana dan prasarananya yang minim. Tapi syukur Alhamdulillah, sekarang Sulbar telah menjadi daerah maju,'' ujar Anwar Adnan Saleh pada peringatan 10 tahun terbentuknya Provinsi Sulbar di Lapangan Merdeka Mamuju, Senin (22/9/2014).
Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan 1.000 sertifikat kepada masyarakat Sulbar dari pihak BPN RI. Lanjut Anwar mengatakan, keberhasilan yang dicapai ini tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan dari seluruh elemen dan stakeholder yang ada di Provinsi Sulbar.
''Dengan dukungan dan kerjasama berbagai elemen masyarakat di Sulbar, sehingga kami mampu menekan angka kemiskinan. Peningkatan sektor layanan kesehatan. Dan juga pencanangan program gerakan nasional kakao yang mampu memberikan perubahan pada sektor perkebunan masyarakat Sulbar sebagai penghasil kakao tertinggi di Indonesia,'' ujar Anwar.
Peringatan ini turut dihadiri juga Kepala Badan Pertanahan Nasional, Hendarman Supandji, para tokoh Sulbar seperti Prof Basri Hasanuddin, Dr Idrus Paturusi, Safaruddin Kambo, Aksa Mahmud, Sofyan Wanandi, Erwin Aksa, Syamsul Arief Bulu yang juga mantan karateker Gubernur Sulbar, para bupati se Provinsi Sulbar, pejabat dari Pemprov Kaltim dan Pemprov Sulsel. (Kc/Ad/Gs).
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kategori: