Jakarta, 12 Agustus - Warga sekitar Desa Bukit Napuh Kecamatan Martapura mendadak heboh saat melihat ratusan ayam mereka mati secara mendadak. Padahal sebelumnya kondisi ayam mereka terlihat sehat dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda sakit. Kematian ratusan ayam warga tersebut terjadi secara beruntun dan dalam waktu singkat sejak satu minggu lalu.
Muji (47) warga sekitar ketika dikonfirmasi Senin (11/8/2014) mengatakan, matinya puluhan ayam peliharaannya terjadi Sabtu (9/8/2014) akhir pekan lalu. Seluruh ayamnya mati secara mendadak. Bukan hanya ayam miliknya, ayam sejumlah warga sekitar juga mengalami hal serupa tanpa ada yang mengetahui penyebab kematian ayam tersebut.
"Belum ada yang mengetahui penyakit apa yang menimpa ayam-ayam itu. Yang tiba-tiba mati. Kalau kena flu burung biasanya ada gejala seperti mulut berbusa, kalau kena penyakit tetelo biasanya karena dingin akibat musim penghujan dan ayam selalu diam seperti tidur. Kalau ini tidak ada tanda sama sekali dan tiba-tiba mati," katanya, seperti dilansir laman Tribunnews.com.
Memang kata Muji, sebelum ayamnya ditemukan mati terlebih dahulu ayam berputar dan menabrak apapun yang ada di hadapannya. Setelah berputar barulah ayam mati terkapar.
"Memang sebelum mati, ayam terlebih dahulu berputar-putar mungkin mabuk. Namun hal ini bukan hanya terjadi pada ayam saya saja. Ternak milik tetangga juga mengalami hal serupa. Seluruh jenis ayam tidak luput dari kematian baik ayam kampung, ayam bangkok maupun ayam negeri," jelasnya.
Sementara Fajar warga lainnya mengatakan, hingga saat ini warga belum mengetahui penyebab matinya ayam tersebut. Warga hanya bisa menduga-duga apa penyakit yang menyebabkan ratusan ayam warga mati secara mendadak.
"Kalau tahu ayam mau mati, lebih baik kita jual semua menjelang Idul Fitri kemarin. Bahkan ayam bangkok saya sempat mau dibeli orang Rp 200 ribu tetapi tidak dijual karena masih sayang. Sekarang malah semua ayam saya mati," sesalnya.(Tn/Gs).