Jakarta (21/04)--- Kemenko PMK bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan hari ini menggelar Peringatan Hari Kartini dengan melaksanakan Workshop bertemakan: “Menuju Lansia Mandiri, Produktif, dan Berkualitas,” di Ruang Pertemuan Lt. 7 gedung Kemenko PMK , Jakarta.
Dina Pristiani Sartono, Ketua Dharma Wanita di lingkungan Kemenko PMK dalam acara kali ini mewakili Menko PMK, Puan Maharani. Dalam sambutannya, Dina menyampaikan bahwa Menko PMK sangat mengapresiasi inisiasi workshop ini. “Pentingnya kita untuk memuliakan lansia, jangan jadikan lansia sebagai beban karena mereka juga memiliki hak dalam hidupnya,” papar Dina lagi.
Sesuai dengan Hari Kartini, workshop ini juga menghadirkan tiga nara sumber yaitu para dokter perempuan yang membahas mengenai berbagai penyakit yang mungkin terjadi pada lansia dan penanganannya. Workshop ditutup dengan pembagian door prize kepada peserta yang beruntung.
Nara sumber yang pertama yaitu Martina Wiwie yang memberikan paparan tentang penyakit Degeneratif di antaranya, Hipertensi, Diabetes Miletus, Hiperkolesterol, Stroke, Kanker, Jantung, PPOK, OA, Dimensia. Penyakit degeneratif terjadi akibat proses menua, berkurangnya kapasitas cadangan faal organ tubuh, dan rentan terhadap penyakit.
Nara sumber kedua, Ria Maria, yang memberikan paparan tentang cara pencegahan penyakit Alzheimer dengan Senam Poco-poco. Sedikit berbeda dengan narasumber pertama kali ini lebih berfokus pada gerakan olah tubuh. “Untuk mencegah alzheimer atau kepikunan kita dapat ber olahraga, menstimulasi mental, dan melakukan aktifitas sosial untuk memperbaiki eksekutif otak,” kata Maria. Nara sumber terakhir, Luh Eka Purwani, menjelaskan tentang Pola Makanan dan Gizi Pada Lansia. Penyakit lansia terkait nutrisi banyak terjadi karena kesalahan pada pola makanan.
Editor : Ibad Noer
Reporter : Arfina
Foto : Dian Novico
Kategori:

