Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on June 02, 2014

Jakarta, 2 Juni – Menko Kesra mengatakan bahwa tercapainya ketahanan lingkungan adalah tanggungjawab bersama masyarakat. Hal tersebut dikatakan dalam sambutan Menteri Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat HR. Agung Laksono  yang dibacakan oleh Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Lingkungan Hidup dan Kerawanan Sosial, Willem Rampangilei pada pembukaan Pekan Lingkungan Indonesia.
 “ Melalui Pekan Lingkungan Indonesia Tahun 2014, kami mengajak semua pihak untuk menyatukan langkah, melindungi ekosistem pesisir dari dampak perubahan iklim sehingga tercapai ketahanan lingkungan. Ini adalah tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia”kata Menko Kesra pada Pembukaan Pekan Lingkungan Indonesia, Jumat (30/5/2014) di Jakarta Convention Center, hall B, Jakarta.
Pameran Lingkungan Hidup terbesar yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini merupakan PLI yang ke-18 dan diselenggarakan pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 2014 merupakan salah satu rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni.
Tema utama PLI 2014 yaitu “Satukan Langkah, Lindungi Ekosistem Pesisir dari Dampak Perubahan Iklim” mengikuti tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia, World Environment Day 2014, yang dikeluarkan oleh Badan Lingkungan Hidup PBB, United Nations Environment Programme (UNEP), yaitu “ Raise Your Voice, Not the Sea Level”.
PLI 2014 ini merupakan ajang kampanye lingkungan untuk mempengaruhi perilaku masyarakat untuk sadar akan pentingnya perlindungan ekosistem pesisir dan dampak perubahan iklim dalam rangka ketahanan lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh Instansi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Perusahaan Swasta Nasional dan Multinasional, Badan dan Organisasi Lingkungan Hidup serta Pemerhati Lingkungan. Selain pameran juga akan diisi dengan berbagai kegiatan seminar, workshop, dan lomba.
Sejalan dengan pesatnya kegiatan pembangunan, permasalahan lingkungan hidup dari hari kehari dirasakan semakin kompleks, terutama dampak perubahan iklim yang antara lain menyebabkan peningkatan suhu permukaan bumi yang mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Hal ini akan berdampak langsung terhadap kondisi pesisir dan laut serta keberadaan sejumlah pulau-pulau kecil yang ada dalam gugusan kepulauan Indonesia. Jika kondisi kemerosotan kualitas lingkungan ini terus menerus terjadi baik di wilayah pesisir atau wilayah lainnya bukan tidak mungkin di masa yang akan datang mempengaruhi “Ketahanan Lingkungan”.
Salah satu ciri bahwa ketahanan lingkungan sudah mulai melemah adalah dengan semakin cepatnya laju kerusakan dan pencemaran lingkungan. Sejalan dengan hal tersebut, dilaksanakan Pekan Lingkungan 2014, yang mempertemukan antara masyarakat, pihak swasta dan pihak pemerintah. Pemerintah menyampaikan program, capaian dan kondisi lingkungan hidup terkini kepada masyarakat, pihak swasta menyampaikan capaian mereka memanfaatkan sumberdaya alam yang berkelanjutan serta masyarakatpun menyampaikan upaya-upaya yang dilakukan oleh mereka dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup pada umumnya dan pengelolaan pesisir khususnya.
Dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pelibatan masyarakat dan swasta serta pemerintah menjadi aspek yang penting, pemerintah perlu mengeluarkan program yang pro lingkungan sementara pihak swasta perlu juga menyadari akan pentingnya melindungi sumberdaya dan ekosistem pesisir, serta masyarakat diharapkan melakukan aksi-aksi ramah lingkungan untuk meminimalkan dampak perubahan iklim.(Deni/Gs).