Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on February 05, 2018

Siaran Pers Nomor: 20/Humas PMK/II/2018

Menko PMK Mendampingi Presiden Joko Widodo pada Dies Natalis UI ke 68

Jakarta(02/02)-- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) hari ini mendampingi Presiden RI, Joko Widodo dalam acara Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke-68 di Balairung Universitas Indonesia. Turut pula Menteri Kabinet Kerja hadir mendampingi Presiden dalam kesempatan ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Darmin Nasution; Kepala Staf Kepresiden, Moeldoko; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi, Mohamad Nasir.

Rektor UI diawal sambutannya mengatakan, saat ini Universitas Indonesia menduduki posisi ke 227 di dunia. Peringkat ini naik dari tahun 2015 UI menduduki posisi ke 325. "UI terus berkomitmen untuk terus bermanfaat bagi masyarakat dan berkarya untuk bangsa," kata Rektor UI. Pada kesempatan ini juga UI akan meluncurkan forum kebangsaan UI, yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata dalam rangka pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dalam membangun daya saing dan memperkokoh kedaulatan bangsa.

Presiden Joko Widodo diawal sambutannya mengucapkan terimakasih kepada kampus UI karena menurut beliau UI menjadi kampus penyumbang menteri-menteri terbanyak dalam kabinet kerja. "Sampai saat ini ada enam menteri di dalam kabinet kerja, yang pertama ada Pak Sofyan djalil, Menteri Agraria; Pak Darmin, Menko Perekonomian; Ibu Puan Maharani, Menko PMK; Menteri Keuangan, Ibu Nila Moelek, Pak Bambang Brojonegoro juga dari UI, tutur Joko Widodo.

Dalam kesempatan ini Joko Widodo menyampaikan 2 point utama dalam pidatonya. Yang pertama, beliau menyampaikan apa yang sedang dikerjakan oleh pemerintah yaitu investasi di bidang infrastruktur dan sumber daya manusia. Saat ini Pemerintah tengah melakukan pembangunan yang berkeadilan untuk masyarakat Indonesia."Membangun jalan, membangun jembatan, membangun tol laut, membangun bandara, membangun waduk, selain untuk menopang ekonomi nasional juga untuk memenangkan persaingan global. Pembangunan infrastruktur juga mempersatukan Indonesia untuk membangun keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia." lanjut Presiden. Infrastruktur yang dilakukan bukan hanya infrastruktur untuk ekonomi tetapi jugs infrastruktur yang berkeadilan. Kemudian untuk membangun Indonesia yang maju menurut Presiden diperlukan SDM yang maju, unggul dan mampu memenangkan kompetisi global.

Presiden melanjutkan, dengan perkembangan teknologi sangat pesat seperti saat ini kita tidak bisa mengisolasi diri Karena teknologi akan terus berkembang. Perkembangan teknologi tersebut sangan mempengaruhi lanskap ekonomi politik sosial dan budaya. Untuk itu Presiden mengimbau agar kita menyesuaikan diri. "Tidak ada pilihan lain kita menjadi Indonesia maju, kita hairs melakukan perubahan, perubahan mindset, polapikir, Cara kerja, model organisasi, produktifitas, discipline national, inovasi, semuanya kita harus berubah. Saya yakin bahwa pendidikan tinggi adalah organisasi yang sempurna sebagai wujud revormasi, organisasi yang responsif terhadap perkembangan jaman", tutur Presiden lebih lanjut.

Presiden berharap agar Pendidikan Tinggi dapat menjadi penopang ekosistem nasional dalam menghadapi revolusi industri. Presiden menekankan agar kita jangan terjebak dalam rutinitas, Cara Baruch hairs dikembangkan, serta inovasi harus selalu ditumbuhkan."Selamat ulang tahun ke enam puluh delapan, dirgahayu Universitas Indonesia pandulah indonesia menuju masadepan nan jaya indonesia maju."Tutup Joko Widodo.

Turut pula hadir Ketua DPR RI bambang Soesatyo; Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan; Ketua DPD, Oesman Sapta; Kepala Badan/Lembaga Pemerintahan, Gubernur BI, Agus Martowardojo; para Duta Besar Negara Sahabat, Para Rektor, Guru Besar, Dekan, dan segenap civitas akademika UI, serta undangan lainnya.

File Pendukung: