Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on January 30, 2018

Siaran Pers Nomor: 12/Humas PMK/I/2018

Ramah Tamah dengan Guru-guru, Menko PMK Tekankan Pentingnya Peran Guru dalam Pendidikan Karakter

Deli Serdang (26/01)--- Pendidikan di sekolah merupakan salah satu atau bahkan yang utama, sebagai sarana Pembangunan karakter bangsa yang sangat penting dan strategis. Dengan Pendidikan, anak-anak sejak usia dini, telah ditanamkan nilai-nilai, dibentuk persepsinya, dan dibiasakan berperilaku baik. Sejarah telah menulis bahwa pengalaman Bangsa dan Negara-Negara maju yang rakyatnya kini hidup sejahtera adalah mereka yang memiliki karakter kuat dan tetap hidup hingga kini sebagai wa risan turun temurun para pendahulunya, seperti Jerman dengan budaya disiplin dan sangat beretika atau Jepang dan Korea Selatan yang terkenal tekun dan sangat menjunjung tinggi budayanya. Demikian sambutan sekaligus arahan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, pada Ramah Tamah Guru-guru Sumatera Bagian Utara di Sekolah Plus Cinta Budaya, Kab Deli Serdang, Jumat siang.

Menurutnya, saat ini Kebijakan Pendidikan di Indonesia dirancang agar bangsa Indonesia memiliki SDM yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, berbudi luhur, toleran, bergotong royong, patriotik, dinamis, berbudaya, dan berorientasi Iptek. Untuk memperkuat upaya ini, tambah Menko PMK, Pemerintah belum lama ini Pemerintah telah menetapkan kebijakan melalui Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017, tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Melalui Perpres ini, diharapkan sekolah melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler, dapat membangun dan membekali anak didik dengan jiwa pancasila dan karakter yang baik; mempraktikan nilai-nilai kebangsaan, religius, cinta damai, jujur, disiplin, peduli sosial, peduli lingkungan, dan lain sebagainya dalam keseharian di sekolah. 

Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana, seperti memasang Bendera Merah Putih, Gambar Garuda Pancasila, Peta Indonesia, Pancasila (dengan sila-silanya), gambar pahlawan nasional di setiap ruang kelas belajar; menyanyikan lagu-lagu nasional setiap pagi sebelum mulai belajar; memberikan ucapan selamat merayakan hari besar keagamaan; selalu memberikan hormat kepada yang lebih tua; dan lain-lain. 

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah peran dan andil para guru dalam mendukung keberhasilan pendidikan karakter di sekolah. “(Karena---red) pembangunan karakter bangsa melalui pendidikan di sekolah, hanya akan dapat berhasil, tentu sangat tergantung dari peran Bapak-Ibu sebagai guru. Bung Karno pernah menyebut bahwa guru memiliki peran yang sangat khusus, lebih penting dari profesi lainnya, yaitu bahwa guru adalah menjadi pembentuk akal dan jiwa anak-anak. Oleh karena itulah, peran bapak-ibu sebagai guru, sangat menentukan cepat atau lambatnya bangsa Indonesia meraih kemajuan,” kata Menko PMK dalam arahannya. “Guru juga harus menjadi sosok teladan untuk anak-anak agar dapat dicontoh. Ajarkanlah anak-anak berbagai hal bermanfaat sesuai dengan umurnya,” imbaunya lagi.

Selain itu, Menko PMK juga menekankan betapa pentingnya untuk tetap menghidupkan kembali alunan lagu nasional dan asli daerah demi tetap menumbuhkan kecintaan para siswa terhadap budaya Indonesia. Bahkan, setiap bertemu dengan musisi, Menko PMK mengimbau agar mereka lebih banyak menciptakan lagu khusus anak-anak. 

Menanggapi keluhan para guru saat berinteraksi, Menko PMK berjanii akan membahas keluhan itu lebih lanjut. “Karena memang sinergi antara pusat dan daerah itu penting, mari kita selesaikan semuanya dengan musyawarah dan mufakat,” katanya. 

Turut hadir dalam acara di Aula lt.5 gedung Sekolah Cinta Budaya antara lain Mendikbud, Muhadjir Effendy; Gubernur Sumut, T. Erry Nurdin; Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution; Ketua DPRD Sumut; Bupati Serdang Bedagai; Deputi III dan IV Kemenko PMK; dan sejumlah Anggota DPR RI. Dalam acara dengan thema “Peran Guru Dalam Pembangunan Karakter” ini, Menko PMK juga menggelar kuis berhadiah berupa laptop untuk para guru yang berhasil menjawab pertanyaan. Acara yang berjalan akrab ini ditutup dengan pemberian cendera mata berupa plakat dan ulos oleh Inisiator acara sekaligus Anggota Komisi X DPR RI, Softan Tan kepada Menko PMK dan Mendikbud. (*)

File Pendukung: