Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).

Pendidikan

Oleh humaspmk on April 20, 2015

Jakarta, 20 April 2015 - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memimpin rapat koordinasi (Rakor) tingkat menteri tentang Penyiapan Penyaluran dan Peluncuran Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Oleh humaspmk on April 17, 2015

Jakarta, 17 April, - Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof.Dr.R.Agus Sartono, MBA, memimpin rakor teknis sinkronisasi kebijakan Pendidikan Tinggi, Rabu, 15/4/2015 di Kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta.

Oleh humaspmk on April 17, 2015

Jakarta, 17 April – Dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang berlangsung sejak Senin, 13/4/2015 di seluruh Indonesia, Kedeputian Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan monitoring di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam monitoring pelaksanaan UN tersebut meninjau UN di SMK Negeri Lima dan SMK Negeri Enam Kota Surakarta.(Pram).

Oleh humaspmk on April 17, 2015

Jakarta, 17 April – Dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang berlangsung sejak Senin, 13/4/2015 di seluruh Indonesia, Kedeputian Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan monitoring di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam monitoring pelaksanaan UN tersebut meninjau UN di SMK Negeri Lima dan SMK Negeri Enam Kota Surakarta.

Oleh humaspmk on April 14, 2015

Jakarta (14/04) -- Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Agus Sartono (2 kiri) didampingi Dirjen Pendidikan Islam Kemenag (kiri), Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud (2 kanan) memberikan keterangan kepada media, pada acara Temu Media terkait Penjelasan Pelaksanaan Program Indonesia Pintar 2015, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Program ini bertujuan untuk mengurangi angka putus sekolah dan meringankan beban keluarga miskin. (fik)

Oleh humaspmk on April 14, 2015

Jakarta, 14 April, - Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof.Dr.R.Agus Sartono, MBA.,(ketiga kanan) memimpin Focus Group Discussion (FGD) tentang Penguatan Perguruan Tinggi (PT) Keagamaan, Selasa (14/4/2015) di Kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta. (Gs).

Oleh humaspmk on April 13, 2015

Jakarta, 13 April 2015 - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan Keynote Speakers dalam acara Workshop "Fostering Commitment and Leadership for Philanthropy’s Engagement in the Post-2015 Development Agenda for Indonesia" (Menumbuhkan Komitmen dan Kepemimpinan untuk Kerja sama Filantropi dalam Agenda Pembangunan Pasca-2015 di Indonesia), yang dilakukan atas inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kegiatan dilaksankan di Hotel Borobudur, Jakarta pada Senin (13/4/2015).

Oleh humaspmk on April 01, 2015

Sukoharjo 1 April 2015 - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani didampingi Menteri Hukum dan Hak asasi Manusia Yasonna Laoly, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA), Yohana Yembise dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) AAGN Puspayoga membatik usai meresmikan gedung pusat promosi potensi Daerah Graha Wijaya dan Pasar Jamu Nguter dengan tema Sinergitas program strategis dalam rangka peningkatan daya saing jamu. (photo: ng/humas)

Oleh humaspmk on April 01, 2015

Sukoharjo 1 April 2015 - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani (dua kiri) didampingi Istri Bupati Sukoharjo Etty Wardoyo (kiri) berfoto bersama pelajar saat acara minum jamu bersama, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2015).Kegiatan minum jamu bareng ini untuk mendeklarasikan Kabupaten Sukoharjo sebagai produsen jamu terbesar di Jawa Tengah.(photo;ng/humas)

Oleh humaspmk on April 01, 2015

Sukoharjo, 1 April 2015 - Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani (tengah) didampingi Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yambise (empat kiri) dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Puspayoga (enam kiri) Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya (dua kanan) dan Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko PMK Wahnarno Hadi (dua kiri) minum jamu bersama ribuan pelajar di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu.

Oleh humaspmk on March 19, 2015

Jakarta-19 Maret- Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof. Dr. R. Agus Sartono, MBA (keempat kiri) memimpin rapat koordinasi Persiapan Penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2015 , Rabu (18/3/2015) di ruang Rapat Gedung Kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta. Rapat ini dihadiri oleh Dirjen Dikdas Kemdikbud, Dirjen Linjamsos Kemsos, Sesditjen Dikmen Kemdikbud, Direktur Pembinaan SD Kemdikbud, Direktur Pembinaan SMA Kemdikbud, Direktur Madrasah Kemenag, Asdep Dikdas, PAUD, dan Dikmas Kemenko PMK, Asdep Dikmenti Kemenko PMK, wakil dari TNP2K, dan wakil dari Ditjen Bimas Katholik dan Kristen Kemenag.(Ist/Gs).

Salah satu program strategis Presiden Jokowi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia adalah Program Indonesia Pintar melalui Wajib Belajar 12 Tahun. Program Indonesia Pintar yang ditandai dengan Kartu Indonesia Pintar adalah program  untuk menjangkau anak usia sekolah.
Seluruh pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS)/ Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang memiliki anak usia 6 – 21 tahun, akan mendapatkan KIP untuk masing-masing anak. Termasuk didalamnya anak-anak jalanan yang tidak bersekolah, anak-anak di panti asuhan, Different Abilities People (Difable). KIP juga berlaku bagi para santri – usia sekolah– yang belajar di “pesantren salafiyah”.
KIP mendorong mengikutsertakan anak usia sekolah yang belum terdaftar di satuan pendidikan untuk mendapatkan layanan pendidikan formal dan pendidikan non formal (termasuk kursus). Pemerintah menyiapkan KIP bagi 20,3 juta anak usia 6 – 21 tahun.
KIP sebagai bentuk jaminan bagi anak usia sekolah agar dapat menyelesaikan pendidikan menengah (SMA/SMK/MA). Hal ini penting mengingat struktur tenaga kerja Indonesia tahun 2013, 65% hanya berpendidikan SMP/MTs.
Bagaimana Indonesia bersaing dengan negara lain jika struktur ketenagakerjaan masih seperti itu? Anak-anak pemegang KIP akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp450.000,-/tahun/siswa untuk jenjang SD/MI; Rp750.000,-/tahun/siswa untuk jenjang SMP/MTs; dan sebesar Rp1.000.000,-/tahun/siswa untuk jenjang SMA/SMK/MA. Berkenaan dengan persiapan penyaluran Kartu Indonesia Pintar tahun 2016, Kedeputian Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan telah menyelenggarakan rapat koordinasi pada hari rabu tanggal 18 Maret 2015 yang dihadiri oleh Dirjen Dikdas Kemdikbud, Dirjen Linjamsos Kemsos, Sesditjen Dikmen Kemdikbud, Direktur Pembinaan SD Kemdikbud, Direktur Pembinaan SMA Kemdikbud, Direktur Madrasah Kemenag, Asdep Dikdas, PAUD, dan Dikmas Kemenko PMK, Asdep Dikmenti Kemenko PMK, wakil dari TNP2K, dan wakil dari Ditjen Bimas Katholik dan Kristen Kemenag. Rapat dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Prof. Dr. H.R. Agus Sartono.
Pencetakan KIP Kemdikbud dan KIP Kemenag akan dilelang di LKPP bersama-sama dengan KKS Kemensos oleh sebab itu perlu dikoordinasikan dan didorong percepatan pencetakannya. Penyaluran manfaat Program Indonesia Pintar 2015  Kemdikbud pada tahap pertama akan ditujukan kepada 6,2 juta siswa yang orangtuanya telah memiliki KPS, sedangkan penyaluran Program Indonesia Pintar di Kemenag akan ditujukan  kepada 800 ribu siswa yang orangtuanya telah memiliki KPS. Sosialisasi Program Indonesia Pintar/Kartu Indonesia Pintar dilakukan dengan berbagai cara antara lain dengan mengirimkan bahan sosialisasi via e-mail ke semua sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, termasuk ke madrasah, pesantren, dan Kantor Kemenag Provinsi, dan Kabupaten/Kota. Sementara itu, pemerintah daerah juga diharapkan berperan di dalam Program Indonesia Pintar, baik dalam pendataannya maupun sosialisasinya,  agar anak usia 6 – 21 tahun yang memperoleh manfaat Program Indonesia Pintar betul-betul  anak yang berhak mendapatkannya. ( femmy/Gs)

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humaspmk on March 17, 2015

Jakarta, 17 Maret – Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Prof.Dr.R.Agus Sartono,MBA. memimpin Focus Group Discussion (FGD) yang membahas gagasan baru peningkatan kualitas pendidikan tinggi, Selasa (17/3/2015) bertempat di Kemenko PMK, Jl. Medan merdeka Barat No.3, Jakarta. Penyelenggaraan FGD tersebut dilatarbelakangi dengan adanya Indonesia memiliki Bonus Demografi sebagai modal dasar bagi peningkatan produktivitas ekonomi dan pengembangan pasar domestik.

Usia produktif semakin besar (Bonus Demografi- Demografi Dividen), kesempatan dan potensi untuk meningkatkan produktivitas semakin tinggi, semakin tinggi tingkat kesejahteraan, tetapi kalau tidak dikelola dengan baik (kualitas rendah, daya saing lemah) akan menjadi bencana demografi – demografi disaster.

Pada rentang 2010 -2025 indonesia memiliki “golden Opportunity” karena dependency ratio mencapai titik terendah. Begitu pula kondisi ini merupakan “buah manis” keberhasilan program KB pada era Orde Baru. Karenanya pemerintah menyadari benar pentingnya merevitalisasi program KB agar bonus demografi tidak berlanjut menjadi bencana demografi. “Golden opportunity hanya akan menjadi Bonus, jika SDM tersebut berkualitas, yang hanya bisa dicapai melalui pendidikan. Pada tahun 2013, lebih dari 65% angkatan kerja berpendidikan setingkat SMP, dan 90% berpendidikan setingkat SMA. Pendidikan juga menjadi kunci utama bagi peningkatan global competitiveness index.

Adapun tujuan FGD ini antara lain untuk menjaring pemikiran/rekomendasi untuk penyusunan kebijakan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan tinggi. Selain itu, juga untuk membuat tradisi keterbukaan bagi pemangku kepentingan pendidikan tinggi dan menjembatani berbagai pemikir.

Tantangan yang cukup mendesak bagi SDM Indonesia adalah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai akhir 2015 ini. MEA merupakan bagian dari implementasi Komunitas ASEAN yang disepakati melalui Bali Concord II yang disahkan pada KTT ASEAN ke-9 di Tbali pada 12 tahun yang lalu.

Dalam FGD tersebut, Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama didampingi Staf Khusus MenristekPT Abdul Wahid Maktub. FGD yang diselenggarakan oleh Kedeputian Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK ini diikuti oleh berbagai pimpinan Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dan para pejabat yang mewakili K/L terkait. Tampak hadir pula Ketua Komisi ASN Prof.Dr. Sofyan Efendi. (Gs).

 

 

 

 

 

 

Oleh humaspmk on March 17, 2015

Jakarta, 17 Maret – Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Prof.Dr.R.Agus Sartono,MBA., (kedua kanan) memimpin Focus Group Discussion (FGD) yang membahas gagasan baru peningkatan kualitas pendidikan tinggi, Selasa (17/3/2015) bertempat di Kemenko PMK, Jl. Medan merdeka Barat No.3, Jakarta. Dalam FGD tersebut, Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama didampingi Staf Khusus MenristekPT Abdul Wahid Maktub (kanan). FGD yang diselenggarakan oleh Kedeputian Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK ini diikuti oleh berbagai pimpinan Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dan para pejabat yang mewakili K/L terkait (Gs).

 

 

 

 

 

 

Oleh humaspmk on March 12, 2015

Jakarta, 12 Maret 2015 - Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusian dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Prof. Agus Sartono menerima kunjungan kerja delegasi Perancis di Kantor Kemenko PMK, Jl Medan Merdeka Barat no 3. (irul)

Oleh humaspmk on March 11, 2015

Jakarta, 11 Maret - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Sugihartatmo memimpin rapat terkait Revolusi Mental di Kantor Kemenko PMK, Jakarta. Selain dihadiri oleh jajaran Kemenko PMK, rapat Revolusi Mental juga diikuti oleh para akademisi, pakar serta tokoh masyarakat. PS

Oleh humaspmk on March 11, 2015

Jakarta, 11 Maret - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menerima cinderamata berupa buku tentang sejarah dan kebudayaan Kolombia dari Duta Besar Kolombia untuk Republik Indonesia Alfonso Garzon Mendez. Sebelumnya, Menko PMK didampingi oleh Sekretaris Kemenko PMK Sugihartatmo, Deputi Menko PMK bidang Pendidikan dan Agama Agus Sartono dan Staf Khusus Menko PMK Dolfie OFP berdiskusi ringan dengan Dubes Kolombia untuk membicarakan kemungkinan adanya kerjasama dalam bidang Pendidikan dan Kebudayaan. (deni) 

Oleh humaspmk on March 11, 2015

Jakarta, 11 Maret 2015 - Menteri Koordinator Bidang Pembangiunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan ceramah umum dalam Rapat Kerja (Raker) LIPI Tahun 2015 di Auditorium LIPI Sasanawidya Sarwono, Jakarta. Raker LIPI kali ini mengambil tema Peningkatan Peran LIPI sebagai Lokomotif Ilmu Pengetahuan di Indonesia untuk Kesejahteraan Bangsa. PS

Oleh humaspmk on March 10, 2015

Jakarta (10/03)--- Menko PMK, Puan Maharani, melakukan audiensi dengan Ketua dewan pembina, jajaran pengurus, dan rektor Universitas Pancasila, Jakarta, di ruang rapat Lt.2 Gedung Kemenko PMK, selasa siang. Turut mendampingi dalam audiensi itu (paling ujung sebelah kiri) Sesmenko PMK, Sugihartatmo, Deputi IV bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Agus Sartono, dan Utut Adianto. Audiensi itu membahas mengenai status Universitas Pancasila dari perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri. (IN)

Oleh humaspmk on March 10, 2015

Jakarta (10/03)--- Menko PMK, Puan Maharani, menerima kunjungan Dubes China untuk Republik Indonesia, Xie Feng, di ruang kerjanya, selasa siang. Menko PMK didampingi oleh (mulai dari ujung sebelah kanan) Sesmenko PMK, Sugihartatmo; Deputi V bidang Koordinasi kebudayaan, pariwasata, Pemuda dan Olahraga, Hazwan Yunas; Staf Khusus Menko PMK, Arief Budimanta.

Oleh humaspmk on March 10, 2015

Jakarta, 10 Maret 2015 - Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusian dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Prof. Agus Sartono memimpin rapat koordinasi pemberdayaan ekonomi umat pondok pesantren dalam rangka mendukung Sail Tomini 2015 dan terkait bidang kegiatan pemberdayaan ekonomi umat melalui pondok pesantren dan koperasi pondok pesantren (PEP) pada selasa 10/03/2015 di ruang rapat Lt. 5 Kemenko PMK.

 

Oleh humaspmk on March 09, 2015

Jakarta, 9 Maret 2015 - Deputi IV Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Agus Sartono memimpin rapat koordinasi teknis pendidikan aviasi di Kantor Kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No. 3, Jakarta (6/03). Rapat tersebut membahas berbagai hal yang perlu disiapkan untuk mendukung kegiatan pendidikan aviasi khususnya di bidang penerbangan.(ist)

 

Oleh humaspmk on March 02, 2015

Jakarta, 2 Maret 2015 - Deputi IV Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Agus Sartono, menerima kunjungan kerja Delegasi Senior (rektor dan wakil rektor) dari sejumlah Universitas di Inggris dan Direktor UK HIgher Education International Unit yang didampingi oleh Tim British Council Jakarta, di Kantor Kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta. (ole)

Oleh humaspmk on February 23, 2015

Jakarta, 23 Februari - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menerima cinderamata berupa buku-buku tentang pendidikan dan kebudayaan negara Belarus yang diserahkan langsung oleh Duta Besar Negara Belarus untuk Republik Indonesia Vladimir N Lopato Zagorsky di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senini siang (23/2/2015). (deni)

Oleh humaspmk on February 23, 2015

Jakarta, 23 Februari - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memberikan kuliah umum pada kegiatan Penulisan Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Jakarta, Senin (23/02/2015). Tampak hadir dalam acara tersebut anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Prof. Malik Fajar, dan Ketua Umum DPP IMM Beni Pramula.

Oleh humaspmk on February 13, 2015

Sukoharjo, 13 Februari – "Terus gunakan nama Indonesia. Kalau merek apa terserah, tapi 'made in' harus Indonesia. Kalau saya menemukan ada produk merek internasional, tapi 'made in' Indonesia, saya bangga."

Demikian yang disamapikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menyampaikan sambutannya dalam acara peletakan batu pertama perluasan pabrik tekstil Sritex di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jum’at (13/2/2015).

Pages

Subscribe to RSS - Pendidikan